KIA Picanto Review

KIA Picanto

Saat pertama kali diluncurkan tahun 2004, KIA Picanto telah berhasil mengambil hati pembeli mobil baru dengan harga awal yang rendah dan dimensi yang ringkas. City car asal Korea ini kemudian menjadi pilihan yang populer di Indonesia tahun 2007, mengalahkan Toyota Yaris dan Honda Jazz yang dirasa cukup mahal kala itu.

Sementara itu, generasi kedua dan ketiga Picanto telah diluncurkan tahun 2011 dan 2017 di Geneva Motor Show. Model baru ini sangat berbeda dari pendahulunya, dengan sumbu roda yang lebih panjang dan gril “Tiger Nose” yang menjadi ciri khas seluruh jajaran KIA. Dengan adanya perubahan dimensi baru, Picanto telah berhasil menawarkan ruang kabin dan interior yang jauh lebih meningkat.

KIA Picanto
KIA Picanto. Photo of Arnold Clark

Spesifikasi KIA Picanto

Tenaga bensin adalah satu-satunya pilihan mesin yang ada di jajaran Picanto generasi II dan III. Sejak awal peluncuran 2014, mobil ini ditenagai dengan dua mesin bensin: tiga silinder 1.0 liter (67hp) dan empat silinder 1.25 liter (84hp). Namun di jajaran Picanto 2017, Anda bisa menemukan pilihan yang lebih segar yakni mesin 1.0 liter turbo T-GDI yang sama seperti KIA Rio.

Pilihan bensin 1.0 liter mungkin akan memberikan respons yang baik di sekitar jalanan kota. Anda bisa melaju dari 0-62 mph dalam 14.3 detik, dengan transmisi manual lima kecepatan yang cukup ringan ketika dioperasikan. Sementara itu, mesin empat silinder 1.25 liter akan memberikan kinerja yang lebih responsif dengan transmisi manual (lima kecepatan) dan opsi otomatis (empat kecepatan).

Anda bisa melaju dari 0-62 mph dalam 12.0 detik (13.7 detik untuk otomatis) dengan mesin empat silinder ini, namun tidak banyak orang menyukainya. Sementara jika Anda mencari kinerja mesin yang lebih besar dengan karakter tiga slinder, maka T-GDI 1.0 liter bisa menjadi pilihan terbaik. Tentunya opsi ini cenderung lebih mahal, namun bisa memberikan 10.1 detik lebih baik dari yang lain.

Interior KIA Picanto

Dengan mengubah dimensi yang baru, KIA Picanto telah membuat langkah besar dengan kabin yang lapang dan harga terjangkau. Bahkan beberapa fungsi interior Picanto juga cukup mudah diakses. Pada bagian dasbor, Anda bisa melihat sistem layar infotainment tujuh inci yang memiliki grafis jelas dan beberapa tombol besar yang memudahkan akses fungsi utama.

Sementara di bagian bawahnya, ada kontrol pemanas dan ventilasi yang mudah dijangkau. Ditambah lagi roda kemudi Picanto juga cukup nyaman di tangan. Di kedua sisi kabin, ada beberapa sentuhan menarik dari ventilasi udara yang tersusun tegak. Selain itu ada juga lis silver yang membuat interior Picanto terasa lebih lebar dari yang sebenarnya.

Desain kabin yang praktis dari Picanto cukup memungkinkan pengemudi bisa berkendara dengan cepat, mudah, dan nyaman. Ada beberapa tingkat penyesuaian tinggi kursi dan juga penyesuaian sudut kemudi agar terasa lebih nyaman (meskipun tidak bisa dipindahkan ke dalam atau ke luar). Sementara itu, visibilitas Picanto juga bagus dengan banyak kaca serta garis jendela yang rendah.

Exterior KIA Picanto

Sama halnya dengan KIA Sportage dan KIA Grand Sedona, Picanto yang baru juga bisa langsung dikenali sebagai jajaran KIA dengan adanya gril Tiger Nose, bemper bawah yang menganga, dan unit headlamp yang besar. Di seri GT Line, Anda bisa melihat tampilan Picanto ini cukup agresif dengan adanya LED DRL berwarna merah yang membingkai proyektor headlamp dengan sangat rapi.

Sementara di bagian bumper depan, Anda bisa melihat karakter Picanto baru yang sporty dengan penambahan side skirt dan beberapa aksen warna yang patut diacungi jempol. Di bagian belakang, Anda bisa menemukan desain yang lebih sederhana dan mungkin terlihat sama seperti generasi sebelumnya. Namun KIA mengklaim bahwa Picanto yang baru ini menawarkan ruang yang lebih besar dari pesaingnya.

Harga KIA Picanto

Di Indonesia, kebanyakan Picanto yang beredar yakni dari generasi kedua. Adapun harga KIA Picanto ini berkisar antara Rp 151,5 juta untuk transmisi manual dan Rp 166,5 juta untuk transmisi otomatis. Sebuah nilai yang sangat baik di sektor supermini, apalagi jika ditambah garansi tujuh tahun KIA. Maka tidak ada alasan yang lebih rasional untuk tidak merekomendasikan mobil ini.

Apakah anda berencana mengadakan tamasya di kota Yogyakarta? Untuk pengalaman berwisata yang terbaik, anda bisa memilih berbagai paket wisata Jogja dari berbagai agen wisata yang banyak terdapat di kota Gudeg ini.